Lawan Korupsi Mulai dari Diri Sendiri

Orang-orang yang melakukan perlawanan terhadap korupsi dengan cara mereka masing-masing #Kick Andy

–          Suatu SMP Kanisius Kudus  yang dididik dalam kejujuran, dengan membangun beberapa fasilitas:

  • Menciptakan warung perlengkapan alat sekolah. Transaksinya adalah dengan cara mencatat barang yang ingin dibeli sesuai harga yang telah dicantumkan. Apabila siswa tersebut membayarnya dengan uang pas, uang tersebut dapat langsung dimasukan kedalam kotak pembayaran yang telah disediakan. Tetapi jika siswa tersebut membatyar dengan uang lebih sang siswa boleh mengambil uang kembalian pada kotak yang berisi uang tersebut. Sang siswa juga diperbolehkan menghutang atas barang yang mereka beli, dengan menulis hutang pada buku catatan yang telah tersedia. “Memang usaha ini awalnya tidak berjalan dengan baik, tapi saya sebagai kepala sekolah tidak bosan-bosannya mengingatkan dan menanamkan rasa kejujuran kepada murid saya” lanjut kepala sekolah “ 2bulan 3bulan barang pun habis tanpa ada pemasukan uang, berkat dorongan dan keinginan yang kuat dari saya pribadi dan para guru, akhirnya kami bisa mengembangkan kembali usaha warung ini”.
  • Selain menyediakan warung yang menyediakan perlengkapan sekolah dan transaksi mandiri (pembayaran sendiri), sekolah ini juga menyediakan telpon kejujuran. Didirikannya  telpon kejujuran ini berawal  dari ketika para siswa dan siswi membawa handphone, ketika ingin belajar seluruh handphone dikumpulkan. Baru ketika sekolah telah usai mereka boleh mengambil handphone mereka masing-masing, dan pada saat itu ada handphone salah satu siswa yang hilang. Dari kejadian itu sang kepala berpikir untuk mendirikan telpon kejujuran dengan tarif yang telah disediakan.
  • Sekolah ini juga meciptakan permainan ular tangga anti korupsi.

 

–          Seorang lelaki tua yang telah ditinggalkan istrinya ini membuka “Pom Bensin Menuju Surga”. Pom bensin kaki lima ini tariff yang dirancang sesuai  dengan kondisi kantong sang pembeli. Dari mulai seribu sampai lima ribu.

–          Siswa pelajar SMP (Fahma W. Rosmansyah) yang menciptakan game anti korupsi yang diberi nama “Raid the Rats”. Dalam game ini terdapat burung garuda yang membawa basoka bamboo untuk menyerang para tikus yang dilambangkan untuk para koruptor dunia, dengan diiringi music dari “Saung Angklung Udio”.

–          Sutradara yang menciptakan 4filmnya yang melawan keras tentang korupsi di negeri ini.

–          Dan terakhir pemuda yang memiliki sebuah band yang menolak dengan keras korupsi. Dengan memenangkan suatu kompetisi internasional yang akan manggung diluar negri

Jadi inti dari semuanya bahwa pentingnya menanamkan sifat kejujuran sejak dini. Bermula dari keluarga yang selalu menanamkan sifat kejujuran kepada anak-anaknya. Lalu lingkunganpergaulan, dan yang ter akhir adalah lingkungan sekolah. Dengan cara berkata jujur kepada siapa saja, tidak mencontek dimanapun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: