KASUS DEMO BURUH

Contoh Kasus:

Perselisihan antara pekerja dengan pihak manajemen PT. Freeport Indonesia akhirnya bermuara ke pengadilan. Disidangkan di Pengadilan Hubungan Industrial Jakarta, kedua pihak bakal berseteru tentang pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Salah satu yang diperdebatkan dalam PKB itu adalah masalah kenaikan upah. Disidangkan oleh majelis hakim yang diketuai Supraja beranggotakan Sri Razziaty Ischaya dan Saut Manalu, Kamis (10/11) perkara ini baru mengagendakan pemanggilan para pihak. Pihak Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT. Freeport selaku tergugat dalam perkara ini tak hadir.

Ini adalah kali kedua pihak tergugat tak hadir setelah pada sidang dua pekan sebelumnya juga tak datang ke persidangan. Sesuai hukum acara yang berlaku, majelis hakim kembali menunda persidangan hingga dua minggu karena pihak serikat pekerja berada di luar wilayah kewenangan PHI Jakarta. Bila nanti masih tak hadir juga, hakim akan melanjutkan persidangan tanpa kehadiran tergugat. Pihak manajemen melalui kuasa hukumnya di persidangan memohon kepada majelis hakim agar mempercepat persidangan. Tujuannya untuk segera menyelesaikan perselisihan ini agar aksi mogok yang sudah berjalan lebih kurang dua bulan ini bisa segera diakhiri.

 

Perselisihan Kepentingan

Di persidangan, kuasa hukum Freeport mengajukan perubahan gugatan. Namun hakim belum mau menerimanya sebelum pihak serikat pekerja hadir. “Kalau ada perubahan (gugatan), lebih afdhol kalo ada tergugat,” kata hakim Supraja. Usai sidang, kuasa hukum Freeport, Anthony Hilman mengatakan tak ada perubahan signifikan dalam gugatan yang diajukan perusahaan. “Tidak ada perubahan substansial,” kata dia kepadahukumonline. Dalam perkara bernomor 223/PHI/G/2011/PN.JKT.PST ini perusahaan mengajukan gugatan perselisihan kepentingan kepada serikat pekerja. Gugatan ini dilayangkan setelah usaha merundingkan pembaharuan PKB yang masa berlakunya berakhir pada September 2011 lalu itu selalu menemui jalan buntu.

 

Beberapa hal yang menjadi perdebatan antara pekerja dengan perusahaan salah satunya adalah besaran kenaikan gaji. Saat ini, upah pokok terendah di Freeport Indonesia sebesar Rp3,3 juta perbulan atau AS$2,16 perjam. Sedangkan total take home pay sekitar Rp8 juta perbulan termasuk bonus-bonus. Awalnya, buruh menginginkan kenaikan upah hingga AS$35 perjam atau naik 10 kali lipat lebih tinggi. Tapi hal itu ditolak perusahaan. Aksi mogok lalu mulai dilakukan sejak 15 September hingga 15 Oktober. Mogok terus diperpanjang hingga 15 Desember mendatang. Pihak buruh sempat beberapa kali menurunkan tuntutannya menjadi AS$17,5 perjam dan lalu menjadi AS$7,5 perjam. Perusahaan masih keberatan dengan angka sebesar itu dan awalnya hanya bersedia menaikkan upah sebesar 22 persen dari gaji saat ini atau menjadi sekitar AS$2,8 perjam.

 

Karena PKB nantinya akan mengikat pekerja yang bekerja di Jakarta dan Papua, maka perundingan ini kemudian dimediasi oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Terakhir, mediator Kemenakertrans menganjurkan besaran kenaikan gaji adalah sebesar 25 persen selama dua tahun. 15 persen di tahun pertama, 10 persen di tahun berikutnya. Selain besaran kenaikan gaji, mediator Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga menganjurkan besaran tunjangan perumahan, kesehatan dan pendidikan yang harus ditanggung perusahaan.Pihak pekerja bergeming atas anjuran Kementerian dan tetap melanjutkan mogok. Agar tak berlarut, pihak perusahaan segera mengajukan gugatan perselisihan kepentingan. Intinya meminta majelis hakim untuk mengabulkan besaran yang ditetapkan mediator Kementerian untuk dimasukkan dalam PKB nanti.

 

Terpisah, kuasa hukum yang mewakili pekerja saat mediasi di Kemenakertrans, Gindo L Tobing menyatakan bahwa besar gaji yang diterima buruh Freeport saat ini tak sebanding dengan biaya hidup di Papua. “Rp8 juta perbulan memang bisa dibilang besar untuk ukuran di sini. Tapi biaya hidup di sana tinggi sekali. Ibaratnya, kalau di sini kita bisa beli kopi seharga dua ribu, di sana bisa sampai sepuluh ribu rupiah,” kata Gindo memberi contoh. Selain itu, lanjutnya, gaji buruh Freeport di Indonesia paling kecil ketimbang gaji buruh Freeport di negara lain. “Nanti kita bisa bikin perbandingan dengan gaji buruh Freeport di negara lain.”

Posisi terakhir, masih menurut Gindo, pihak manajemen sudah meningkatkan tawaran kenaikan gaji lebih besar dari anjuran Kemenakertrans, yaitu sebesar 35 persen. Terpisah, Dirjen Perselisihan Hubungan Industrial Kemenakertrans Myra M Hanartani membenarkan pernyataan Mindo. “Posisi terakhirnya saat ini pengusaha menawarkan kenaikan upah 35 persen sedangkan permintaan SP turun menjadi empat dolar perjam,” kata Myra. Myra berharap kedua belah pihak agar dapat melanjutkan perundingan untuk mencapai kesepakatan mengenai besaran kenaikan upah dan menghentikan mogok kerja yang dilakukan selama ini. “Pada dasarnya pemerintah memberikan apresiasi kepada kedua belah pihak yang tetap bersedia untuk melakukan perundingan, Kita berharap masalah ini tidak berlarut-larut dan segera menemukan kesepakatan bersama,” kata Myra.

Analisis:

Bagi pihak pemilik Freeport:

Saya lihat dari pihak Freeport tidak banyak menanggapi ataupun menggubris demo buruh. Mereka (pihak Freeport) hanya memerintahkan para manajemen untuk memproses proses persidangan yang ada.

Bagi pihak demo buruh:

Mereka menuntut kenaikan gaji karna berdasarkan kebutuhan yang terus meningkat tajam. Apalagi bagi buruh yang tinggal didaerah papua. Biaya hidup mereka disana sangatlah tinggi. Jika tidak diseimbangkan dengan pendapatan ataupun pemasukan mereka, mau dari mana lagi mereka mau mencukupi kebutuhan mereka.

Bagi pihak Pemerintah:

Pemerintah disini berperan menengahi konflik antara kedua belah pihak tersebut.

 

http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4f850761354ba/pelatihan-hubungan-industrial—hukumonline-2012

http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4ebbf8bd07692/kisruh-freeport-disidangkan-di-phi-jakarta-

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: